Pernyataan Terbaru Mendagri soal Penataan PPPK Guru, Satpol PP, dan Damkar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa pemerintah sedang memperkuat penataan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk yang paruh waktu dan penuh waktu, untuk memberikan ketenangan kepada para pegawai, terutama tenaga guru. Pembahasan ini penting karena sebagian besar Aparatur Sipil Negara (ASN) berada di daerah, dengan total jumlah ASN mencapai sekitar enam juta, dan hampir 80 persen di wilayah daerah. Tito menekankan komitmennya sebagai pembina dan pengawas pemerintahan daerah dalam menangani isu ini secara serius. Pernyataan ini disampaikan setelah mengikuti Rapat Koordinasi tentang Status PPPK dan PPPK Paruh Waktu Lintas Profesi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis, 17 September 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah mendengarkan aspirasi agar PPPK paruh waktu dapat beralih ke penuh waktu, sementara PPPK penuh waktu berpeluang untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 September 2026 pukul 19.30
172 Ribu Guru Bisa Jadi PPK Penuh Waktu-ASN pada 2027
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 05.20
Mendagri Garansi Nasib 172 Ribu PPPK Guru Paruh Waktu
kumparan · 17 September 2026 pukul 21.39
Pemerintah Siapkan Tes PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Gagal Tak Dipecat
Detik.com · 17 September 2026 pukul 21.21
Pemerintah Bahas Penataan PPPK, Lebih dari 172 Ribu Guru Jadi Perhatian
Berita terkait
PPPK Dialihkan Jadi ASN Pusat, Forum Guru Sampaikan Kekhawatiran
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 01.24
Kabar Baik! PPPK Paruh Waktu akan Diangkat Menjadi PPPK Penuh Waktu
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.08
Pemerintah Kaji Opsi Guru PPPK Jadi ASN Pusat
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 19.53
5 Berita Terpopuler: Mengganggu Kenyamanan, PPPK Paruh Waktu Desak Peralihan ke ASN Penuh, Faktanya Begini
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 07.09