PM Inggris: Penderitaan warga Palestina tidak bisa terus dibiarkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menyatakan keprihatinan atas penderitaan warga Palestina yang semakin parah serta ancaman pada solusi dua negara di Timur Tengah. Burnham menekankan bahwa seruan sebelumnya tentang solusi dua negara tidak efektif tanpa tindakan nyata, dan mengungkapkan komitmen untuk merubah pendekatan pemerintah yang sebelumnya terlalu lambat. Inggris bersama 11 negara Eropa, Prancis, dan Kanada mengumumkan rencana pembatasan perdagangan terhadap permukiman Israel yang ilegal di Tepi Barat. Rencana ini menyusul rencana Israel membangun 1.200 rumah baru di wilayah pendudukan, yang memicu kecaman internasional. Data PBB mencatat tingkat kekerasan Israel melawan penduduk Palestina mencapai rekord tertinggi pada 2026, dengan lebih dari 1.400 serangan yang menimbulkan korban jiwa atau kerusakan properti.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.52
Inggris Sanksi Pemukiman Ilegal di Tepi Barat, Hubungan Diplomatik dengan Israel Memanas
VOI · 9 September 2026 pukul 09.00
Inggris Umumkan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat Palestina
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 07.45
Inggris Ambil Langkah Baru Dukung Palestina, Perdagangan dari Permukiman Israel Terancam Dilarang
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.51
Menlu Inggris: Israel Tutup Mata soal 'Pembersihan Etnis' di Tepi Barat
Berita terkait
12 Negara Eropa Akan Jatuhkan Sanksi Permukiman Israel di Tepi Barat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 21.29
Inggris akan Mengumumkan Larangan Perdagangan Barang yang Diproduksi Pemukim Israel
VOI · 8 September 2026 pukul 18.00
Inggris Dukung Palestina, Perdagangan dari Permukiman Israel Bakal Dilarang
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.34
Solusi Dua Negara Mustahil Terwujud jika Rencana Perdamaian Gaza Tidak Dilaksanakan
VOI · 8 September 2026 pukul 06.00