Polemik Data Desil, Pemerintah Bakal Bentuk Tim Evaluasi Lintas Lembaga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah tengah mengevaluasi polemik data desil yang menjadi dasar penentuan penerima program pemerintah. Setelah rapat dengan Komisi XIII DPR, anggota Rieke Diah Pitaloka menyoroti penggunaan metode Proxy Means Test (PMT) oleh BPS yang tidak akurat mengingat perubahan cepat kondisi ekonomi masyarakat. Rieke meminta surat presiden RUU Sistem Satu Data Indonesia (SDI) segera dikirim ke DPR. Bambang Eko Suhariyanto memastikan pemerintah akan membentuk tim lintas lembaga untuk evaluasi dan segera mengirimkan surpres serta daftar inventarisasi masalah (DIM) RUU SDI dalam 60 hari sejak diterima surat DPR tanggal 22 Juli 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.08
Istana Buka Suara soal Polemik Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 13.19
Wamensesneg soal Polemik Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga: Sedang Dievaluasi
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 22.00
Said Iqbal Kritik Data Desil: Gaji Rp3 Juta Bisa Masuk Desil 10
Berita terkait
Ini Penyebab Data Desil Bansos Bisa Tidak Akurat Menurut BPS DIY
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 09.29
Ternyata Tagihan Listrik hingga Jumlah Anggota Keluarga Bisa Pengaruhi Desil, Ini Penjelasan BPS
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 15.27
BPS Ungkap Alasan Desil Tak Selalu Cocok dengan Kekayaan Warga: Bukan Ukuran Kondisi Ekonomi
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 15.17
BPS Tegaskan Desil Kesejahteraan Bukan Ukuran Tunggal Ekonomi, Ini Penjelasannya
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 10.16