Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Polisi Belum Bisa Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo

Polisi dan tim forensik belum dapat memastikan penyebab kematian Sutrimo karena masih menanti hasil pemeriksaan laboratorium atas sampel jenazah yang telah diekshumasi di Banyumas, Jawa Tengah. Sampel yang diambil dari organ dalam, kulit, dan tes usap tersebut kini sedang diperiksa melalui pengujian toksikologi, histopatologi, serta pemeriksaan DNA guna mendeteksi kemungkinan adanya racun atau zat berbahaya lainnya dalam tubuh korban.

Ketua Persatuan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI), Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, menyatakan bahwa tim forensik menghadapi kendala besar dalam pengujian laboratorium karena kondisi jenazah yang sudah membusuk. Pembongkaran makam baru dilakukan pada 12 Agustus 2026, setelah jenazah Sutrimo dimakamkan selama 19 hari terhitung sejak tanggal 23 Juli 2026.

Selain pemeriksaan fisik jenazah, tim forensik turut mengumpulkan keterangan medis dari pihak keluarga korban. Berdasarkan data riwayat kesehatan, Sutrimo diketahui mengidap penyakit diabetes melitus atau kencing manis serta gangguan jantung. Namun, riwayat penyakit tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab pasti kematian korban hingga seluruh hasil pengujian laboratorium resmi diumumkan oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait