Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekshumasi Dimulai, Tim Forensik Ambil Sampel Jenazah Sutrimo

Polda Metro Jaya melaksanakan ekshumasi jenazah Sutrimo di Banyumas, Rabu (12/8/2026) pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, dan Polresta Banyumas sebagai bagian dari proses penyidikan. Ekshumasi dilakukan dalam tiga tahap: pembongkaran makam, pemeriksaan luar untuk verifikasi identitas, dan pemeriksaan bagian dalam jenazah. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto meminta ruang empati bagi keluarga dan doa agar proses berjalan lancar.

Pemeriksaan melibatkan tim gabungan Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) dari Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta ahli laboratorium forensik, toksikologi, DNA, dan histopatologi anatomi. Ketua PDFMI Brigjen dr. Sumy Hastry Purwanti menyatakan keterlibatan banyak ahli diperlukan untuk pemeriksaan menyeluruh dengan dasar ilmiah kuat. Tim mengamati kondisi makam, jenis serta kontur tanah, mengukur makam, dan mengambil sampel tanah serta jenazah untuk analisis laboratorium guna menentukan sebab dan cara kematian, apakah alamiah atau tidak alamiah.

Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis (23/7) dengan mulut berbusa, lalu dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan meninggal. Korban diduga merupakan kepala rumah tangga mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, namun kepolisian masih menyelidiki identitas korban.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait