Jakarta · Rabu, 7 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Potret Manado Dikepung Kabut Asap Pekat Kebakaran Hutan

Kualitas udara Kota Manado, Sulawesi Utara, menurun sejak Agustus 2026 akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta debu musim kemarau. DLH Manado mendeteksi penurunan ini, dengan Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Leon Piri menyatakan asap Karhutla membuat udara semakin pekat. Debu meningkat akibat angin kencang dan polutan kendaraan. Pemantauan dilakukan di titik industri, perkantoran, transportasi, dan pemukiman, dengan hasil di bawah baku mutu. Kabut asap juga berasal dari Karhutla di Kalimantan dan Papua, dibawa angin lapisan atmosfer menengah-atas menuju Sulawesi Utara. Aktivitas pembakaran sampah dan pembukaan lahan oleh masyarakat memperburuk kondisi. Meski terdampak dari luar, Karhutla lokal juga kontribusi utama fenomena kabut asap terkini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait