Prabowo Bidik PDB Indonesia Rp 27.987 Triliun pada RAPBN 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dalam RAPBN 2027 bahwa Indonesia mengasumsikan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp27.987 triliun. Dengan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun, defisit APBN diperkirakan mencapai 2,4% dari PDB. Asumsi ini lebih optimis dibandingkan target pada 2026, di mana PDB diperkirakan mencapai Rp25.714 triliun dengan defisit 2,68% dan pertumbuhan ekonomi 8,83%.
Prabowo menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026 untuk memperkuat dasar data kebijakan. Data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tidak digunakan untuk tujuan pribadi, melainkan untuk perencanaan anggaran dan pembuatan kebijakan pemerintah.
Hasil sensus ekonomi 2026 juga akan mendukung pembaharuan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang diharapkan meningkatkan akurasi dan efisiensi pengambilan keputusan fiskal di masa mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 15.30
Pembiayaan RAPBN 2027 Turun Jadi Rp 671,2 Triliun, Defisit Makin Kecil
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 12.37
Dari Pertumbuhan 6% hingga Defisit 2,4%, ini Target yang Prabowo Bidik dalam RAPBN 2027
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 16.30
Prabowo: Data sensus ekonomi jadi dasar penyusunan kebijakan
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.19
Prabowo Jamin Sensus Ekonomi Tak Digunakan Buat Kejar Kekayaan Rakyat
Berita terkait
Purbaya Bantah Isu Batas Defisit APBN 3 Persen dari PDB Bakal Dihapus
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 14.10
Prabowo Bicara Sensus Ekonomi 2026: Data Penting untuk APBN
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.55
Cukai Minuman Berpemanis Tak Masuk RAPBN 2027, Ini Kata Purbaya
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.00
BPK Ungkap Defisit APBN 2025 Capai 2,81% PDB
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 10.06