Prabowo Mau Naikkan Level LKPP Menjadi Badan Pengadaan Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) naik level menjadi Badan Pengadaan Pemerintah (BPP). Usulan ini disampaikan saat RUU APBN 2027 di Jakarta. Prabowo menyatakan pengadaan pemerintah yang tidak terkoordinasi menyebabkan harga berbeda untuk barang serupa, menghilangkan daya tawar negara. Dengan konsolidasi, efisiensi pengadaan mencapai 20,86% pada 2025 dan diproyeksikan 20,43% pada 2026. Jika diterapkan secara luas, efisiensi hingga 30% dari belanja pengadaan Rp 1.200 triliun dapat dicapai, yaitu Rp 360 triliun (setara US$ 20 miliar). Contoh nyata, pengadaan Layar Pintar Interaktif (IFP) untuk sekolah menjadi Rp 26 juta per unit dari awal Rp 150 juta dengan konsolidasi di Kemenendikbud. Prabowo menekankan pentingnya koordinasi pengadaan antar institusi untuk transparansi, kompetitivitas, dan akuntabilitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.00
Prabowo Bakal Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.58
Prabowo Mau Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.05
Prabowo Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.56
Prabowo Mau Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah, Bidik Efisiensi Rp360 Triliun
Berita terkait
Prabowo: Konsolidasi Pengadaan Pemerintah Bisa Hemat Rp 360 T
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.37
Prabowo Naikkan LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.33
Prabowo Sentil K/L-Pemda Beli Barang Sama Harga Beda: Tak Masuk Akal
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.14
Prabowo Mau Tingkatkan LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.13