Prabowo Bakal Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan peningkatan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Rencana ini bertujuan mengkonsolidasi pengadaan barang dan jasa pemerintah yang saat ini masih tersebar di banyak kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sehingga harga beli menjadi tidak konsisten dan menghilangkan daya tawar negara. Dengan mengintegrasikan proses pembelian, diperkirakan dapat mencapai efisiensi hingga 30% dari total belanja pengadaan sebesar Rp 1.200 triliun, setara dengan potensi penghematan Rp 360 triliun per tahun. Sebagai contoh, pembelian layar pintar interaktif (IFP) yang sebelumnya Rp 150 juta per unit dapat diturunkan menjadi Rp 26 juta per unit setelah dikonsolidasikan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, termasuk ongkir dan pemasangan ke daerah 3T.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.37
Prabowo: Konsolidasi Pengadaan Pemerintah Bisa Hemat Rp 360 T
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.03
Prabowo Mau Naikkan Level LKPP Menjadi Badan Pengadaan Pemerintah
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.58
Prabowo Mau Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.05
Prabowo Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
Berita terkait
Prabowo Mau Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah, Bidik Efisiensi Rp360 Triliun
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.56
Prabowo Naikkan LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.33
Prabowo Sentil K/L-Pemda Beli Barang Sama Harga Beda: Tak Masuk Akal
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.14
Prabowo Mau Tingkatkan LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.13