Pramono Buka Suara Soal Rencana Rilis Obligasi DKI Jakarta Rp3,5 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons peringatan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengenai rencana penerbitan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun. Pramono menegaskan bahwa nilai obligasi tersebut bukan hambatan bagi kondisi fiskal Jakarta dan yakin pemerintah provinsi mampu memenuhi kewajiban pembayaran hingga jatuh tempo dengan tenor tujuh tahun. Ia menjelaskan bahwa obligasi ini merupakan bagian dari skema creative financing untuk mendukung pembiayaan pembangunan, dan prosesnya telah mendapat dukungan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Meski demikian, Pramono memastikan akan tetap berkoordinasi dengan Kemendagri sebelum merealisasikan penerbitan obligasi. Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengingatkan agar rencana tersebut dikaji matang karena obligasi merupakan instrumen utang. Tito menekankan pentingnya memastikan kemampuan fiskal untuk melunasi utang agar tidak menjadi beban bagi pemerintahan berikutnya. Ia juga mengaku belum membahas secara khusus rencana ini dengan Pemprov DKI Jakarta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 14.45
Jakarta Bakal Terbitkan Obligasi Rp 3,5 Triliun, Pengusaha Muda Siap Ambil Peran
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 10.24
Pramono Respons Rencana Obligasi DKI Dikaji Kemenkeu: Mohon Disegerakan
Berita terkait
Obligasi Daerah Rp5,2 T, Kenneth DPRD DKI: Harus Berdampak Nyata bagi Warga Jakarta
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 08.25
Tawaran Bebas Pajak demi Investor Masuk IKN
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 05.55
Nilai Obligasi Daerah Jakarta Naik Jadi Rp 5,6 Triliun
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 21.25
Pemprov DKI Siapkan Obligasi Rp 5,6 T, Terbit Bertahap di 2027 dan 2028
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 18.54