Presiden Iran Sudah Bertemu dengan Mojtaba Khamenei, Apa Saja yang Dibahas?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei pada akhir Juli, menjelang tahun ketiga masa jabatannya. Pertemuan ini membahas masalah militer dan ekonomi, termasuk pengamanan sumber daya, pengelolaan valuta asing, penggunaan energi, dan hubungan ekonomi dengan mitra asing. Laporan media pemerintah menyebutkan pertemuan tersebut berlangsung menjelang awal tahun ketiga jabatan Pezeshkian.
Khamenei belum tampil di depan umum sejak menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, pada Maret. Ia dilaporkan terluka parah dalam serangan 28 Februari yang menewaskan ayahnya pada hari pertama perang AS-Israel melawan Iran. Pezeshkian sendiri memberikan pernyataan berubah-ubah soal akses ke Khamenei: pada 21 Juli ia mengatakan interaksi "meningkat dari hari ke hari", namun awal Agustus menyebut komunikasi "sangat sulit". Sebelumnya pada Mei, keduanya juga bertemu selama beberapa jam, menjadi pertemuan pertama yang dilaporkan publik sejak Khamenei menjabat pemimpin tertinggi. Seorang pemimpin paramiliter menjanjikan rekaman Khamenei akan dirilis di masa mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.39
Iran Rilis Video Langka Mojtaba Khamenei Usai Rumor Kondisinya Kritis
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 16.50
Mojtaba Khamenei akan Segera Muncul di Depan Publik Iran
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 09.42
Kurangi Upaya Negosiasi, Trump Pilih Tunggu Iran Bangkrut
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.03
Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Situasi Timteng Makin Ngeri
Berita terkait
Presiden Iran Ungkap Komunikasi dengan Mojtaba Khamenei 'Sangat Sulit'
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 13.27
Presiden Iran Tawarkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.31
Iran Umumkan Hadiah Rp 534 Juta untuk Bunuh atau Tangkap Tentara AS
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.28
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10