Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Tingkatkan Kekuatan Militer selama Gencatan Senjata dengan AS

Iran menyatakan kesiapan kembali berperang melawan AS jika negosiasi gagal, sambil menegaskan telah memperkuat kekuatan militer selama gencatan senjata. Juru bicara militer Mohammad Akraminia menyampaikan bahwa Iran memanfaatkan MoU yang ditangguhkan dan setiap momen gencatan senyasa untuk memasukkan peralatan ke angkatan bersenjata, mengimpor peralatan baru, memperbaiki sistem rusak, hingga memproduksi sistem baru. Iran juga menggunakan drone generasi baru dalam pertempuran, dengan spesifikasinya akan diumumkan nanti.

Penjabat Menteri Pertahanan Iran, Majid Ebn-e Reza, menyatakan produksi rudal dan drone tidak pernah berhenti, bahkan mencapai tiga kali lipat dari tingkat sebelum perang. Meskipun komandan tinggi gugur, angkatan bersenjai tetap kompak dan menghadapi musuh dengan kejutan taktis. IRGC juga melaporkan peningkatan produksi rudal dan perbaikan akurasi berkat pengalaman pertempuran, meski tidak merinci angka pasti atau kerusakan yang dialami.

Upaya peningkatan kekuatan ini berlangsung sekaligus dengan negosiasi damai melalui Oman dan pihak penengah lainnya untuk mengakhiri konflik AS-Israel melawan Iran. Washington tetap mendesak kesepakatan atau 'penyerahan diri total' dari Iran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait