Presiden Pezeshkian Sebut Saat Ini Momen Tepat Akhiri Perang Iran-AS dari Posisi Kuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa saat ini merupakan momen tepat untuk mengakhiri konflik militer dengan Amerika Serikat (AS) ketika Iran berada dalam posisi yang kuat dan bermartabat. Pernyataan ini disampaikan dalam upaya membela kesepakatan terbaru yang disetujui oleh Dewan Keamangan Nasional Tertinggi Iran. Pezeshkian menegaskan bahwa kesepakatan tersebut tidak mengandung konsesi atau kekalahan bagi Iran, melainkan sebagai pencapaian yang menghormati kedaulatan negeri. Ia juga menuduh AS melanggar hukum internasional dengan menyerang infrastruktur sipil seperti sekolah dan rumah sakit di Iran. Pada 18 Juni 2026, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman 14 poin di Islamabad, Pakistan, yang dimediasi oleh Pakistan dan Qatar. Nota kesepahaman ini bertujuan mencegah eskalasi konflik di wilayah tersebut, meskipun Iran sempat mengaku AS melanggar beberapa poin dalam perjanjian tersebut. Upaya mediasi tetap berlanjut untuk memastikan stabilitas kawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 18.45
Iran Hadapi Tekanan AS, Pezeshkian Klaim Rakyat Tetap Solid
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.15
Presiden: Posisi Iran Kuat dan Bermartabat di Mata Dunia
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.51
Presiden Iran: Kita di Posisi Kuat dan Bermartabat Akhiri Perang dengan AS
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 19.05
Iran Ancam Negara yang Bergabung dengan Aliansi Perang Ekonomi Pimpinan AS
Berita terkait
Presiden Iran Bela Memorandum dengan AS, Sebut Jalan Terbaik Keluar dari Kebuntuan Perang
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 23.00
Iran Tegas ke AS: Tak Ada Solusi Militer untuk Perang di Timur Tengah!
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 05.39
6 Strategi Invasi Baru AS ke Iran, Siapkan Skenario Perang Darat dengan 7.000 Pasukan Elite
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 18.30
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 25 September 2026 pukul 17.48