Presiden Tertua di Dunia Sudah 71 Hari Kunjungan ke Eropa tapi Tak Pulang-pulang, Ada di Mana Dia?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Kamerun Paul Biya, berusia 93 tahun, sudah 71 hari berada di Eropa sejak 7 Juni 2026 tanpa pulang atau terlihat publik. Ketidakhadirannya menimbulkan pertanyaan tentang kendali pemerintahan dan dampaknya pada stabilitas Kamerun yang menghadapi konflik separatis, serangan Boko Haram, dan tekanan ekonomi. Juru bicara pemerintah menyebut Biya berada di Jenewa dan Swiss, namun tidak memberi detail keberadaan. Biya menjabat sejak 1982 dan merupakan pemimpin dengan masa jabatan terlama di dunia, seringkali menghindari publik dengan alasan kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.45
Presiden Ini Memerintah Sejak 1984, Mendadak "Hilang" Tak Berjejak
Berita terkait
Presiden Tertua di Dunia Pamitnya Kunjungan Singkat ke Eropa, tapi Sudah 2 Bulan Tak Pulang
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 10.42
Presiden Tertua Bikin Heboh, "Pelesir" ke Eropa dan Tak Pulang-Pulang
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 21.10
Frustasi Diperas, Ahok Ceritakan Alasan Menutup Pabriknya
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 13.00
Soal Upah Kupas Bawang, Politikus PDIP: Bisa Rp210 Juta per Bulan
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 11.07