Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Profil Muhammad Soleh Pengacara No Viral No Justice dan Warisannya Mengubah Sistem Pemilu

Muhammad Sholeh, pengacara konstitusi asal Sidoarjo yang dikenal dengan slogan 'No Viral No Justice', meninggal dunia pada 7 Agustus 2026. Tokoh kelahiran 1976 ini dikenal luas sebagai advokat yang konsisten menangani perkara melalui mekanisme judicial review di Mahkamah Konstitusi, serta vokal menyuarakan ketidakadilan yang dialami warga biasa terhadap pihak berkuasa.

Kontribusi terbesarnya adalah gugatan Perkara Nomor 22/PUU-VI/2008 yang mengubah sistem pemilu Indonesia. Bersama tim hukumnya, Sholeh menguji norma Undang-Undang yang memperbolehkan calon legislatif ditetapkan berdasarkan nomor urut meski memperoleh lebih sedikit suara. Pada 23 Desember 2008, MK mengabulkan permohonan tersebut dan menegaskan bahwa kursi legislatif harus diberikan kepada calon yang memperoleh suara terbanyak, bukan berdasarkan nomor urut partai. Putusan ini menjadi salah satu yang paling berpengaruh dalam sejarah pemilu Indonesia dan diterapkan hingga kini.

Sholeh juga sempat terlibat pada 2023 ketika MK menerima permohonan pengembalian sistem proporsional tertutup. Ia mengajukan diri sebagai pihak terkait yang menentang pengembalian sistem lama, dengan argumentasi bahwa proporsional terbuka merupakan bentuk penghormatan terhadap pilihan langsung rakyat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait