Puan Bicara Kerusuhan Pejompongan, Minta Proses Hukum Dituntaskan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333267/original/025450800_1787739938-DSC07840.jpg)
Ketua DPR Puan Maharani meminta penegak hukum menyelidiki tuntas kerusuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat, dengan fokus pada bukti yang kuat. Kerusuhan terjadi setelah unjuk rasa di depan Gedung DPR, menewaskan Bambang Setiawan (59) yang ditemukan tak sadarkan diri di lokasi. Polisi mengevakuasi korban ke Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Mintohardjo, namun autopsi ditolak oleh keluarga. Puan menekankan proses hukum harus bertumpu pada bukti, bukan dugaan, dan menyatakan DPR selalu mendukung aspirasi yang tertib. Kepada wartawan, ia menegaskan semua temuan harus ditelusuri hingga tuntas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 12.58
Puan Minta Warga Meninggal di Pejompongan 27 Agustus Diusut Tuntas
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 14.10
Bambang Tewas Setelah Demonstrasi, Ketua DPR Minta Semuanya Diselidiki
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.17
Warga Tewas Setelah Demonstrasi 27 Agustus, Kompolnas: Harus Diusut Tuntas
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 10.30
Kompolnas Dorong Polda Metro Usut Tuntas Tewasnya Bambang Setiawan
Berita terkait
Polda Metro Jaya Harus Cepat Tangani Kasus Tewasnya Bambang Setiawan di Lokasi Kerusuhan Pejompongan
JawaPos · 29 Agustus 2026 pukul 19.15
Kisah Pedagang Pejompongan Saat Kerusuhan, Tutup Toko karena Takut
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 12.29
Kisah Pilu Bambang Pejompongan, Tengok Toko dan Tak Pernah Pulang
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.30
Malam Mencekam di Pejompongan
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 12.39