Purbaya Buka Suara Soal Pejabat Bea Cukai Ditangkap KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi penangkapan Kepala Ditjen Bea Cukai Wilayah Kediri, Gatot Heroe Hernanda oleh KPK sebagai tersangka kasus suap impor. Purbaya menyatakan penangkapan tersebut merupakan awal perbaikan di bea cukai dan pajak. Dalam penggeledahan, KPK menyita uang Rp2,8 miliar dan menyelidiki dugaan penerimaan suap Rp3,25 miliar dari PT Bluerray Cargo oleh Gatot untuk mempercepat proses kepabeanan. Purbaya berharap penangkapan ini mengurangi korupsi, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan meningkatkan tingkat pengumpulan pajak. KPK juga menyebut Gatot ikut dalam pertemuan dengan pelaku korupsi lain termasuk John Field dalam rangkaian penyelewengan impor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 16.20
Purbaya soal Pejabat Bea Cukai Ditahan KPK: Perbaikan agar Pelanggaran Menuju Nol
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 12.25
KPK Ungkap Pertemuan Dirjen Bea Cukai dengan Pengusaha Blueray Cargo
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 08.00
3 Moge Mentereng Jadi Sitaan Baru KPK di Kasus Bea Cukai
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 02.17
Eks Kepala Bea Cukai Kediri Jadi Tersangka, Diduga Terima Rp3,25 Miliar dari Blueray Cargo
Berita terkait
Ditahan KPK, Gatot Heroe Diduga Terima Suap Rp 3,25 Miliar
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 22.16
KPK Ungkap Kepala Bea Cukai Kediri Terima Setoran Rp 3,25 Miliar dari Pemilik Blueray Cargo
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.45
Jadi Tersangka, Kepala Bea Cukai Kediri Gatot Diduga Terima Rp3,25 M
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.09
Pejabat Bea Cukai Gatot Heroe Terima Duit Rp 3,25 M Bantu Urusan Bos BlueRay
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.54