Rekomendasi RSA UGM ke Nakes Cibir Pasien BPJS: Sanksi Berat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta merekomendasikan pemberian sanksi berat kepada seorang perawat kontrak berinisial DPA yang terbukti memberikan komentar nirempati melalui media sosial Threads terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan (@yurizaltrich). Yurizal dilaporkan meninggal dunia pada 31 Juli 2026 setelah sebelumnya mengunggah keluhan tentang waktu tunggu delapan jam untuk ruang rawat inap. Rekomendasi sanksi ini disampaikan kepada Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk ditindaklanjuti. Sementara itu, RSA UGM telah melarang DPA dari praktik keperawatan hingga keputusan resmi dari PPNI dikeluarkan. Direktur Rumah Sakah UGM, Darwito, menyatakan bahwa tindakan ini dilakukan untuk memberikan efek jera dan pelajaran etika kepada tenaga kesehatan penggunaan media sosial. Kasus ini juga sedang ditinjau oleh Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), dengan setidaknya 10 tenaga kesehatan terlibat dalam investigasi dugaan pelanggaran etik. Kementerian Kesehatan juga menyampaikan penolakan atas sikap minimnya empati dari sejumlah tenaga medis dalam kasus ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 18.51
Menkes: Nakes sebagai pelayan masyarakat tak boleh nirempati
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 21.21
RS Pusri Ambil Sikap Tegas, Dokter Mitra Dihentikan Setelah Komentar Soal Pasien BPJS Viral
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.35
Nasib Dokter PPDS UGM yang Berkomentar Nirempati Terhadap Pasien BPJS
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 21.45
KKI Identifikasi 10 Rumah Sakit Nakes yang Diduga Komentar Nirempati ke Pasien BPJS
Berita terkait
Kemenkes Ungkap Almarhum Yurizal Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 10.15
Cibir Pasien BPJS 'Ruang Jenazah Kosong', Dokter di NTT Minta Maaf
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 08.10
KKI Telusuri Kasus Nakes yang Diduga Beri Komentar Nirempati ke Pasien BPJS
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 21.27
Menkes Sedih Respons Banyak Nakes Cibir Pasien BPJS di Medsos
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 18.34