RS Pusri Ambil Sikap Tegas, Dokter Mitra Dihentikan Setelah Komentar Soal Pasien BPJS Viral
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

RS Pusri Palembang menghentikan kerja sama dengan dokter mitra dr Tamara Dewi Jasmine (@tamdjs) setelah ia memposting komentar di media sosial terkait pasien BPJS Kesehatan Yusrizal yang sempat viral. Keputusan ini berlaku mulai 6 Agustus 2026. dr Tamara baru menjadi dokter mitra RS Pusri sejak Mei 2026. Menurut Kepala Humas RS Pusri, Diah Dwi Anugrah, komentar tersebut dianggap melanggar disiplin profesi dan merusak profesionalisme serta tata kelola pelayanan kesehatan. RS Pusri menegaskan komitmennya dalam menjaga profesionalisme, tata kelola yang baik, dan memastikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berkeadilan bagi seluruh pasien. Rumah sakit juga meminta maaf kepada masyarakat, khususnya keluarga almarhum Yusrizal, atas polemik yang timbul akibat unggahan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.56
Rekomendasi RSA UGM ke Nakes Cibir Pasien BPJS: Sanksi Berat
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 08.10
Cibir Pasien BPJS 'Ruang Jenazah Kosong', Dokter di NTT Minta Maaf
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 18.51
Menkes: Nakes sebagai pelayan masyarakat tak boleh nirempati
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 18.34
Menkes Sedih Respons Banyak Nakes Cibir Pasien BPJS di Medsos
Berita terkait
Nasib Dokter PPDS UGM yang Berkomentar Nirempati Terhadap Pasien BPJS
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.35
Viral Nakes Nirempati ke Pasien BPJS, Pramono Langsung Minta Dinkes Bertindak
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.03
RSA UGM Panggil Perawat yang Diduga Ikut Cibir Pasien BPJS
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 14.29
Ramai-Ramai Kecam Dokter dan Nakes Cibir Pasien BPJS di Medsos
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 06.48