Kata KPK dan Unsoed soal 73 Kuota Calon Maba Jerat Rektor Tersangka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menyatakan ada 73 kuota calon mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang disediakan oleh Rektor Akhmad Sodiq untuk mengumpulkan uang dari orang tua calon mahasiswa sebagai syarat lolos seleksi mandiri. Dari total 245 kuota jalur mandiri, 73 diperkirakan dikelola untuk transaksi uang tersebut. KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka, termasuk Akhmad Sodiq, Norman Arie Prayogo, Eko Sumanto, Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono. Kasus ini melibatkan dugaan pemerasan dengan harga Rp650 juta per orang, serta transaksi proyek senilai Rp1,12 miliar yang diduga digunakan untuk mengembalikan uang kepada orang tua mahasiswa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 05.12
Mendiktisaintek Tunjuk PLH Rektor Unsoed, Penerimaan Mahasiswa Bakal Dievaluasi
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 01.30
Kasus Rektor Unsoed, Mendikti Minta Layanan Akademik Jangan Sampai Terganggu
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
KPK Beberkan Modus Dugaan Pemerasan Masuk Unsoed, Minta Rp650 Juta
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 09.11
Kasus Dugaan Korupsi Petinggi Unsoed Mencoreng Dunia Kampus
Berita terkait
KPK Sebut Warek Unsoed Diduga Peras Orangtua Camaba Kedokteran Rp650 Juta
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 06.02
Unsoed Buka Suara Soal 73 Kuota Mahasiswa Mandiri 'Dijual' Rektor
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 16.55
Fakta-fakta Kasus Pemerasan Penerimaan Maba yang Jerat Rektor Unsoed
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 08.10
Skandal Rp650 Juta: Mahasiswa Bayar Mahal, Tetap Gagal Masuk Kedokteran
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 03.30