RI Darurat Tata Kelola Ekspor Nikel Cs, Industri Sudah Berdarah-Darah!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tata kelola ekspor mineral Indonesia menghadapi masalah serius akibat penambahan pemeriksaan kandungan Logam Tanah Jarang (LTJ) yang menyebabkan ekspor nikel, timah, bauksit, dan komoditas lain tertahan. Sebanyak 120 laporan surveyor belum keluar dan sebuah kapal dari IWIP tertahan selama seminggu, memicu kekhawatiran pelaku usaha yang mendesak kepastian regulasi. Ketua Forum Industri Nikel Indonesia, Arif Perdanakusumah, menyebut situasi ini sebagai kondisi darurat dengan kekosongan regulasi LTJ yang mengganggu aktivitas ekspor.
Industri nikel menghadapi tekanan berlapis, termasuk dampak geopolitik Timur Tengah yang meningkatkan biaya energi dan logistik, kenaikan tarif royalti, keterbatasan pasokan bijih akibat RKAB, serta kebijakan LTJ. Harga sulfur impor dari Timur Tengah melonjak dari sekitar US$220 per ton pada 2025 menjadi US$1.200 per ton, mengikis biaya produksi. Asosiasi Bauksit Indonesia menekankan bahwa LTJ merupakan mineral ikutan dengan kandungan sangat kecil, dan pengaturannya harus dibedakan dari komoditas utama. Di Indonesia belum ada teknologi memadai untuk menganalisis LTJ secara mendalam.
Pelaku usaha mendesak pemerintah segera memberikan kepastian regulasi agar ekspor tidak terus terganggu. Mereka menyarankan agar pengaturan LTJ diserahkan kepada Kementerian ESDM yang sudah memiliki kerangka aturan, mengingat upaya hilirisasi yang sudah dijalankan kini terhambat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 13.17
RI Punya Cadangan Logam Tanah Jarang 350 Ribu Ton, Tata Kelola Ekspor Disiapkan
Berita terkait
Keran Ekspor Nikel Cs Dibuka Lagi, Ini Reaksi Pengusaha
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.15
Tok! Pemerintah Sudah Buka Lagi Keran Ekspor Mineral Nikel Cs
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.30
RI Lepas 100 Kapal Ekspor Mineral Senilai Rp 2,2 Triliun
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 21.30
Pemerintah Siapkan Revisi Aturan Ketentuan Logam Tanah Jarang
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 12.15