RI Produsen Timah Terbesar Dunia, Tapi Tak Bisa Tentukan Harga Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia adalah produsen timah terbesar di dunia, namun tidak mampu menentukan harga timah pasar global yang ditentukan oleh pihak lain. Menteri Yusril Ihza Mahendra menyatakan ini adalah persoalan strategis yang perlu segera ditawarki solusi. Beberapa negara seperti Bolivia, Malaysia, dan Thailand telah menghentikan produksi timah, membuat Indonesia satu-satunya negara produsen yang masih aktif. Produksi timah Indonesia terkonsentrasi di Kepulauan Bangka Belitung, sehingga perlu dikelola secara strategis untuk meningkatkan nilai tambah. Pemerintah akan melibatkan penegak hukum, PT Timah, dan masyarakat untuk menangani praktik penyelundupan timah yang merugikan negara. Harapan: Indonesia dapat menjadi pemain pasar yang menentukan harga timah dunia, bukan sekadar pemasok komoditas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.35
Waka MPR Ibas Dorong Target dan Strategi Indonesia Menuju 100 GW
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 13.30
Airlangga Bongkar PR Besar Industri Indonesia Hadapi Perubahan Ekonomi Global
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 09.17
Baru Berlaku September, Insentif Motor Listrik Rp3 Juta Dinilai Kurang Efektif
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.11
Menkeu Purbaya Evaluasi FTA untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Berita terkait
Wamen Investasi Bocorkan Timah Solder Malaysia Lebih Murah dari RI
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.25
Resmi Digelar, Automechanika Jakarta 2026 Perkuat Posisi RI di Industri Otomotif Global
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 00.16
Insentif Motor Listrik Tunggu Keputusan Menteri Keuangan
Detik.com · 23 September 2026 pukul 16.46
Investasi Bekasi Sudah Rp50 Triliun, Pemkab Kejar Target Rp70 Triliun hingga Akhir 2026
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.00