Lokasi Pembangkit Nuklir Pertama Indonesia Ditetapkan 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955113/original/026982600_1646662263-PLTN.jpg)
Pemerintah Indonesia target menetapkan lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pada 2026 atau paling lambat 2027. Penentuan lokasi disesuaikan dengan teknologi yang diadopsi, dengan minat kemitraan dari Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, dan Rusia. Rencana ini mendukung peningkatan kebutuhan listrik diproyeksikan mencapai 600 TWh dengan konsumsi 2.000 kWh per kapita pada 2030. Dalam RUPTL 2025-2034, tambahan kapasitas 69,5 GW terdiri dari EBT 42,6 GW (termasuk nuklir 0,5 GW), sistem penyimpanan 10,3 GW, dan pembangkit fosil 16,6 GW. Infrastruktur jaringan green super grid sepanjang 70.000 km juga direncanakan hingga 2040.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.46
Pemerintah Targetkan Penetapan Lokasi PLTN Paling Lambat 2027
Berita terkait
RI Ditarget Punya Pembangkit Nuklir Tahun 2032, Begini Persiapannya
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.15
Tak Cuma di Darat, Pembangkit Nuklir Bisa Dibangun Terapung
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.45
Pembangkit Nuklir Diramal Bisa Menyumbang 14,2% Listrik di RI
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.05
RI Diramal Punya Pembangkit Nuklir Pertama Tahun 2032, Ini Bocorannya
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.40