Ribuan WNI Terjerat Perdagangan Manusia, Mengapa Anak Muda Mudah Tergiur?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5029056/original/026547800_1732946723-WhatsApp_Image_2024-11-30_at_11.18.13.jpeg)
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, lebih dari 12.000 WNI diduga terjerat perdagangan orang (TPPO) di luar negeri dan meminta dikembalikan ke Indonesia. Anggota Komisi IX DPR, Pulung Agustanto, menyatakan peningkatan kasus ini tidak cukup ditangani hanya dengan penegakan hukum dan pengawasan keberangkatan, tetapi juga perlu mengatasi akar persoalan seperti terbatasnya lapangan kerja dengan upah layak di dalam negeri. Data Kementerian Luar Negeri menunjukkan KBRI Phnom Penh menangani sekitar 5.000 kasus penipuan daring pada 2025, sementara jumlah WNI yang terjerat TPPO pada semester pertama 2026 melebihi 12.000 orang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.18
Imigrasi Tunda 8.287 Keberangkatan WNI Terindikasi TPPO Sepanjang 2026
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 01.47
Polda Metro Pulangkan 3 WNI Korban TPPO dari Libya, 2 Tersangka Ditahan
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.51
Polisi Kawal Pemulihan WNI Korban TPPO Usai Dipulangkan dari Libya
ANTARA News · 4 Agustus 2026 pukul 16.17
Tiga korban TPPO di Libya alami eksploitasi ekonomi
Berita terkait
Garuda Institute Puji Langkah Imigrasi Lindungi WNI dari TPPO
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 08.12
Polisi Pulangkan 3 WNI Korban TPPO dari Libya, Kondisinya Sakit-sakitan
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.09
Imigrasi Tunda 8.287 Keberangkatan WNI Berisiko Sepanjang 2026
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 12.28
Mercy: Tangkap Leny-Leny yang Lain, Bongkar Sindikat TPPO Sampai ke Akar!
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 12.26