Mojtaba Khamenei Pastikan Iran Beri Pelajaran Tak Terlupakan untuk AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, menyatakan bahwa Iran akan memberikan 'pelajaran tak terlupakan' bagi Amerika Serikait (AS) setelah serangan udara AS di wilayah Sirik, Iran. Serangan tersebut menyasar sebuah acara pernikahan di pegunungan dekat kota pesisir Sirik, menyebabkan tewasnya empat orang, termasuk seorang anak, dan melukai lebih dari 50 orang lainnya. Menurut laporan kantor berita Fars yang berafiliasi dengan Garda Revolusi, tim tanggap darurat masih melakukan evakuasi dan penyelamatan di lokasi kejadian. Rekaman video yang beredar memperlihatkan tumpukan puing dan bangunan yang rusak akibat serangan tersebut, sementara suara warga yang terluka terdengar di latar belakang. Khamenei menyampaikan pernyataannya melalui platform X (dulunya Twitter) setelah serangan AS tersebut dilakukan. Pemerintah Iran belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai respons militer yang direncanakan terhadap serangan ini. Namun, pernyataan keras Khamenei menunjukkan kemungkinan eskalasi konflik di wilayah tersebut. Situasi ini bertambah tegang mengingat latar belakang ketegangan geopolitik yang sudah lama antara Iran dan AS, terutama terkait kebijakan energi dan pengaruh di Suriah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 2 September 2026 pukul 07.05
AS Lancarkan Serangan Terhadap Target IRGC Iran
VOI · 2 September 2026 pukul 05.00
Iran Sebut AS Keliru Menganggap Negosiasi Sebagai Tindakan Mendikte
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 19.04
Presiden Iran: Tekanan dan Ancaman AS Berisiko Gagalkan Diplomasi
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.32
Iran tak Tutup Pintu Damai, Pezeshkian Tunggu Komitmen AS
Berita terkait
AS akan Merespons Serangan Iran Terhadap Pasukannya di Timur Tengah
VOI · 1 September 2026 pukul 08.00
Menlu Araghchi Sebut Netanyahu Menipu AS Agar Terlibat Perang dengan Iran
VOI · 1 September 2026 pukul 06.00
Presiden Pezeshkian Sebut Melanjutkan Perang dengan AS Tidak Sejalan dengan Kepentingan Iran
VOI · 1 September 2026 pukul 05.00
Menlu Iran Sebut Netanyahu 'Ular' di Tengah Perang Iran dan AS
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 20.06