Iran Akui Bandara Bushehr Lumpuh Akibat Serangan AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Iran mengakui Bandara Bushehr di barat daya negara itu lumpuh akibat serangan Amerika Serikat. Juru bicara Fatemeh Mohajerani menyatakan bandara 'praktis tidak lagi beroperasi' setelah melihat puing pesawat hancur terkena rudal, hanya menyisakan bagian ekor. Tidak ada rincian kapan serangan terjadi atau korban jiwa.
Serangan ini bagian dari eskalasi 13 hari sejak 11 Juli, di mana AS melancarkan serangan udara ke target Iran dan Iran membalas dengan menargetkan fasilitas militer AS di negara tetangga. Situasi relatif tenang sejak 24 Juli setelah kedua pihak menangguhkan serangan.
Perselisihan berfokus pada Selat Hormuz, jalur perairan vital bagi pasokan minyak dan gas global. AS menuntut kebebasan navigasi, sementara Iran ingin kapal melintas di dekat pantainya di bawah mekanisme navigasi yang mereka kelola.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 18.41
Tak Berdaya Lawan Manuver Trump, Iran Malah Ancam Negara Pro-Amerika
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 20.50
Jadi, Apakah Kapal Lewat Selat Hormuz Harus Bayar? Ini Update Barunya
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 15.49
Irak konfirmasi 20 tentara tewas akibat serangan udara AS-Arab Saudi
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 12.55
Iran Terus Berulah, Amerika Siagakan 21 Kapal Perang di Timur Tengah
Berita terkait
Tekad Iran Balas Dendam atas Serangan AS ke Pesta Pernikahan
Detik.com · 4 September 2026 pukul 21.04
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24
Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Tawaran Selat Hormuz
Detik.com · 29 September 2026 pukul 18.12
Iran Tangkap Drone Bawah Laut AS, Bakal Pulihkan Data di Dalamnya
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 22.01