Runtuhnya Gletser Nepal Diduga Picu Bencana Banjir Bandang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan Nepal dan Tiongkok (Tibet) pada 26 Agustus 2026 tewaskan setidaknya 480 orang, dengan 1.281 orang masih dinyatakan hilang, termasuk 856 warga negara asing (WNA). Pemerintah Tiongkok mengonfirmasi bahwa runtuhnya gletser di dataran tinggi Nepal diduga menjadi pemicu utama bencana ini. Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian, para ahli dari Beijing dan Kathmandu sedang melakukan penilaian teknis terkait penyebab musibah lintas negara ini. Di sisi Nepal, kepolisian mencatat 475 korban tewas, sementara otoritas Tiongkok melaporkan lima warga tewas akibat tanah longsor di Kabupaten Gyirong, Tibet.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 22.34
Nepal selamatkan 121 turis asing dari bencana banjir
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 21.46
Banjir Bandang Nepal: Ratusan Tewas, Operasi Pencarian Berlanjut
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.31
Seluk-Beluk Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.01
Runtuhnya Gletser Pemicu Banjir Bandang Nepal Tercatat Setara Gempa M 5,2
Berita terkait
Bertambah Lagi, Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Jadi 472 Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 11.56
Ratusan WN Asing Hilang Menyusul Banjir Bandang Nepal, Ini Daftarnya
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 10.37
Lebih dari 1.400 orang hilang akibat banjir bandang di Nepal-China
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 09.45
7 Fakta Ngeri Banjir Bandang Terjang Nepal Tewaskan Ratusan Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.07