Rupiah Mencoba Bangkit usai Babak Belur, Hari Ini Sentuh Rp17.818 per Dolar AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah mencatat kenaikan 0,37% atau 66 poin ke level Rp17.818 per dolar AS pada Rabu (23/9/2026), didukung harapan diplomasi mengenai konflik Iran. Data JISDOR BI mencatat rupiah lebih kuat dari sesi sebelumnya (Rp17.803 vs Rp17.883). Analis Ibrahim Assuaibi menyatakan kenaikan dipicu oleh eksternal sentimen, terutama pertemuan PBB yang dijadwalkan minggu ini. Namun, ketegangan Timur Tengah tetap tinggi: Iran dan AS saling melontarkan ancaman, sementara Houthi Yaman menyerang Riyadh dan fasilitas Aramco di Yanbu menggunakan rudal dan drone. Serangan ini memaksa Saudi Aramco mengalihkan ekspor minyak ke Selat Hormuz pada bulan September dan Oktober 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.35
BI Buka-bukaan Cara Perkuat Rupiah Lawan Dolar AS
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.08
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 11.50
Rupiah Hari Ini Melesat ke 17.857 Jelang Keputusan BI Rate
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 10.26
Rupiah menguat seiring potensi BI tahan suku bunga
Berita terkait
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.780 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 09.03
Rupiah Berakhir Perkasa, Makin Jauh dari Level Rp18.000 per Dolar AS
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 17.02
Rupiah Menguat ke Rp17.838 per Dolar AS Rabu Pagi
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 09.31
Rupiah Loyo ke Rp17.884 per Dolar AS, Suku Bunga Fed dan Kondisi Fiskal RI Disorot
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 19.21