Rupiah Remuk Lagi Gegara Harapan Investor soal Selat Hormuz Pupus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah 0,60 persen atau 106 poin, ditutup di Rp 17.761 per USD pada 11/8, dipengaruhi ketegangan AS-Iran soal Selat Hormuz. Analis Ibrahim Assuaibi menyatakan kedua negara saling mengklaim kompensasi atas serangan militer baru-baru ini. Washington menyatakan Selat Hormuz tetap terbuka, sementara Teheran mengklaim menutupnya dengan ranjau dan drone. Ketegangan ini memicu penarikan dana dari pasar emerging markets termasuk Indonesia. Serangan kelompok Houthi di Yaman terhadap kilang minyak Saudi Aramco di Jazan juga menambah kekhawatiran gangguan pasokan minyak. Kedua belah pihak mengancam elevasi konflik dengan serangan terhadap kapal dan infrastruktur di Laut Merah. Tekanan geopolitik ini mendorong aksi risk-off global yang menekan mata uang berkembang termasuk rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 17.58
Awas! Rupiah Jatuh Lagi Kesandung Sentimen Eksternal, Hari Ini Sentuh Rp17.861 per Dolar AS
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 17.35
AS dan Iran Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 60 Hari Jelang Tenggat Waktu 17 Agustus
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 10.47
Rupiah Hari Ini Melemah Dipengaruhi Iran dan Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 07.00
Breaking! AS-Iran Kembali Memanas, Negosiasi Damai Buntu
Berita terkait
Rupiah Tertekan ke Rp17.744/USD, Pasar Waspadai Konflik AS-Iran dan The Fed
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 17.03
Breaking! Rupiah Menguat 0,53%, Dolar AS Turun ke Rp17.865
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 11.17
Minyak Mentah Tembus USD 100/Barel, Airlangga Jamin Masuk Perkiraan APBN
kumparan · 29 September 2026 pukul 13.29
Harga Minyak Dunia Turun, Jalur Pipa Arab Saudi Kembali Beroperasi
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 07.58