Said PDIP Harap Suksesi Kepemimpinan di NU Tak Berwatak Pragmatis & Transaksional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menyerukan agar suksesi kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) tidak dilakukan secara pragmatis dan transaksional seperti dalam politik praktis. Dalam wawancara dengan awak media, Said menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar yang diwariskan para pendiri NU saat menyambut Muktamar ke-35. Ia berharap NU tidak tergoda oleh hingar-bingar politik dalam proses pemilihan pemimpin organisasi keagamaan tersebut. Muktamar ke-35 PBNU akan digelar pada 27 hingga 31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur, untuk menentukan pemimpin baru. Said menjelaskan bahwa kedigdayaan NU tertanam dari tradisi intelektual, komunitas pesantren, dan kearifan lokal yang hidup secara organik. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa contoh pemimpin ke depan harus bersumber dari nilai spiritual dan moral yang kuat, sesuai dengan semangat awal NU yang didirikan dengan penuh ketaatan dan jalan spiritual. Ia juga mengacu pada tradisi tawadu para ulama dan muasis dalam memilih pemimpin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 07.02
Said Abdullah: PDIP Harap Muktamar ke-35 NU Tak Terjebak Pragmatisme Politik
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.45
Eks Ketua PCINU Turki Beberkan 3 Kriteria Calon Ketum PBNU
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.20
Jelang Muktamar NU, Pakar Politik Nilai Konsolidasi Dukungan Pemilik Suara Hal yang Wajar
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 14.40
Pengamat: NU harus Jaga Jarak dari Kelompok Penguasa
Berita terkait
Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 21.43
Gus Lilur Minta Jangan Bawa-bawa Nama Presiden untuk Intervensi Muktamar NU
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.04
Gus Lilur Minta Presiden Prabowo Pastikan Namanya Tak Dipakai untuk Intervensi Muktamar NU
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.46
Jelang Muktamar ke-35 NU, Desakan Kepemimpinan Independen dan Berintegritas Menguat
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 17.53