Said PDIP soal Usulan Pileg Dulu Baru Pilpres: Perlu Dikaji Matang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPP PDIP Said Abdullah menilai usulan Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia agar pemilu legislatif (pileg) digelar lebih dulu daripada pilpres perlu dikaji secara matang. Ia menyatakan pemisahan dapat membantu masyarakat lebih mengenal calon legislatif yang saat ini hampir 'setengah mati' karena fokus publik pada pilpres. Usulan ini berkembang setelah putusan MK tentang keserentakan pemilu, di mana pileg untuk DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota dilaksanakan terlebih dahulu, diikuti pilpres dalam jangka waktu tiga bulan. Said menekankan bahwa selama ini kontestasi pilpres membuat pemilu legislatif kurang mendapat perhatian, dengan efek 'coattail effect' yang minim kecuali bagi calon presiden yang menggunakan jas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.17
Demokrat Dukung Usul Golkar Pileg-Pilpres Dipisah: Jarak 3-4 Bulan, Kita Dalami
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 17.56
Golkar dan Demokrat Usul Pileg Digelar Dulu, Hasilnya Jadi Tiket Pilpres
kumparan · 23 September 2026 pukul 10.37
Golkar Usul Pileg-Pilpres 2029 Dipisah, Hasilnya Jadi Tiket Pencalonan Pilpres
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 03.33
Pemilu Indonesia Mau Dirombak Total? Doli Kurnia Usul Pileg, Pilpres, Pilkada Dipisah
Berita terkait
NasDem Setuju Usulan Pileg Digelar Lebih Dulu: Sempat Dikaji di Internal
Detik.com · 24 September 2026 pukul 07.18
Golkar Usul Pileg Digelar Lebih Dulu, Hasilnya Jadi 'Tiket' buat Pilpres
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.18
Golkar Usul Pileg Dulu Baru Pilpres, Dasco: RUU Pemilu Masih Dinamis
Detik.com · 24 September 2026 pukul 11.55
Muncul Usulan Pileg Dulu Baru Pilpres, PDIP Bilang Kurang Tepat
Detik.com · 24 September 2026 pukul 11.07