Saksi Kasus Dugaan Suap di Bea Cukai Ungkap Terdakwa Minta Safe House: Takut Lama-lama Ketahuan Istri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Saksi Kasus Dugaan Suap di Bea Cukai Ungkap Terdakwa Minta Safe House: Takut Lama-lama Ketahuan Istri. Sisprian Subiaksono selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai didengar meminta pencarian apartemen untuk menyimpan uang hasil tindak pidana korupsi. Permintaan ini disampaikan karena ia takut uangnya akan diketahui oleh istrinya. Saksi Orlando Hamonangan (Ocoy) menyampaikan bahwa Sisprian meminta apartemen di Mall of Indonesia (MoI) untuk keperluan tersebut. Sidang ini merupakan bagian dari penyelidikan terhadap dugaan korupsi dan suap terkait kegiatan importasi barang di lingkungan Ditjen Bea Cukai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 20.17
Terungkap Chat Pejabat Bea Cukai Sebelum OTT: 'Kita Lagi Dipantau'
Detik.com · 14 September 2026 pukul 15.07
Chat WA Terdakwa Kasus Bea Cukai ke Rekan Sebelum Kena OTT KPK: Hati-hati Coy
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 06.17
Kronologi Kasus Advokat Marcella Santoso dari Suap CPO, Dibui 15 Tahun
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 16.30
Terbukti Terima Suap, Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara Divonis 6 Tahun Penjara
Berita terkait
Ruangan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Sempat Disegel KPK
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 06.16
Jaksa Ungkap Peristiwa Hilangnya Segel KPK di Pintu Ruang Kerja Dirjen Bea Cukai
VOI · 9 September 2026 pukul 20.01
Pengacara Budiman Bayu Respons Kesaksian Bos Blueray di Sidang Kasus Bea Cukai
Detik.com · 7 September 2026 pukul 15.00
KPK Singgung Dugaan Suap Bea Cukai ke Purbaya, Menkeu: Saya Sudah...
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 15.00