Chat WA Terdakwa Kasus Bea Cukai ke Rekan Sebelum Kena OTT KPK: Hati-hati Coy
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam sidang kasus suap dan gratifikasi di Direktorat Bea Cukai Kementerian Keuatan, Jaksa KPK menampilkan percakapan WhatsApp antara dua terdakwa, Rizal (Direktur Penindakan dan Penyidikan) dan Orlando Hamonangan (Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I), yang berisi peringatan agar berhati-hati sebelum kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Chat tersebut dilakukan pada 22 Januari 2026, dan mengisyaratkan bahwa keduanya menyadari sedang dalam pengawasan, kemungkinan oleh KPK. Orlando menyampaikan pesan 'Hati-hati, Coy' beberapa kali, termasuk saat berkomunikasi dengan Sisprian Subiaksono, yang merupakan salah satu terdakwa lain dalam kasus ini. Jaksa menekankan bahwa komunikasi ini terjadi sehari atau dua sebelum OTT dilakukan pada 2-4 Februari 2026.
Tiga pejabat Bea Cukai dituduh menerima suap dan gratifikasi sebesar Rp 78,8 miliar dari pengusaha impor. Uang tersebut diterima dalam bentuk mata uang rupiah dan asing. Sidang dakwaan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, dengan terdakwa Rizal, Sisprian Subiaksono (Kasubdit Intelijen), dan Orlando Hamonangan. Kasus ini mengungkap jaringan korupsi dalam sistem kepabeanan yang merugikan negara secara signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 September 2026 pukul 16.03
Kasus Suap Proyek Pemkab Bekasi: Bupati Ade Kuswara Divonis 6 Tahun Penjara
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 13.33
KPK Periksa Kasie di Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo Senin Ini
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.00
Eks Pimpinan KPK Sebut 2,5 Bulan Terlalu Singkat Rumuskan RUU Perampasan Aset
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 15.53
KPK Periksa Aspri Ridwan Kamil, Jadi Saksi Korupsi Bank BJB
Berita terkait
Jaksa Cecar Pejabat Bea Cukai soal Dugaan OTT KPK Bocor: Siapa yang Spill?
Detik.com · 14 September 2026 pukul 15.56
KPK Ungkap Alasan Sempat Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 11.41
Ruangan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Sempat Disegel KPK
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 06.16
Jaksa Ungkap Peristiwa Hilangnya Segel KPK di Pintu Ruang Kerja Dirjen Bea Cukai
VOI · 9 September 2026 pukul 20.01