Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Selat Hormuz Belum Pulih, Defisit Minyak Global Makin Parah Tembus 1,8 Juta Barel per Hari

Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan kekurangan pasokan minyak global pada 2026 akan memburuk karena Selat Hormuz belum dibuka kembali. IEA memangkas proyeksi pasokan minyak dunia menjadi 102,02 juta barel per hari (bph), turun 4,3 juta bph atau sekitar 4% dari tahun sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh penutupan Selat Hormuz, blokade AS terhadap ekspor Iran, serangan di Selat Bab el-Mandeb, dan penurunan ekspor Kazakh CPC Blend. Akibatnya, defisit pasar minyak global diperkirakan mencapai 1,27 juta bph, melebar dari 860.000 bph pada proyeksi sebelumnya. IEA juga memperkirakan permintaan minyak global akan terkontraksi 1,6 juta bph tahun ini, lebih dalam dari perkiraan sebelumnya. Sementara itu, OPEC masih memproyeksikan pertumbuhan permintaan minyak sebesar 580.000 bph pada 2026, meskipun lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Perbedaan pandangan antara IEA dan OPEC mencerminkan ketidakpastian tinggi di pasar energi global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait