Respons Klaim Trump, Iran Beri Jawaban Terbaru soal Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memanas kembali terkait penguasaan Selat Hormuz. Pejabat senior Iran, Hossein Taeb, menegaskan Selat Hormuz berada di bawah kendali penuh Iran, membantah klaim Presiden Trump bahwa AS memiliki "kendali penuh" atas jalur pelayaran strategis tersebut. Iran juga menyatakan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz sampai pihak lain memenuhi komitmen dalam kesepakatan sementara sebelumnya, dan memperingatkan akan bertindak lebih ofensif jika konflik kembali pecah.
Klaim saling bertolak belakang ini mencerminkan perebutan pengaruh atas salah satu jalur energi paling penting di dunia. Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab, dan sebelum konflik, sekitar seperlima pasokan minyak serta gas alam cair global melalui jalur tersebut. Setelah perang yang dimulai dengan serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, Teheran menutup selat tersebut, lalu AS memberlakukan blokade laut terhadap Iran.
Pada Juni lalu, kedua negara sempat mencapai kesepakatan gencatan senjata permanen dengan pemulihan kebebasan navigasi, namun perjanjian itu runtuh hanya dalam beberapa pekan. Iran kembali menyerang kapal yang dianggap melanggar pengaturan perjanjian, memicu AS melanjutkan serangan terhadap provinsi-provinsi selatan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.22
AS Siapkan Sanksi Ekonomi untuk Iran Pekan Depan, Lebih Keras dari Sebelumnya
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.55
Iran Ajukan Syarat ke AS Soal Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.48
Seruan Iran Agar AS Terima Kenyataan Kalah Perang
Berita terkait
Analis: Iran Temukan Senjata yang Lebih Ampuh daripada Bom Nuklir dan Itu Berhasil
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 11.12
2 Kapal Tanker Coba Melintas Tapi Gagal, Iran: Selat Hormuz Wilayah Kami!
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 15.20
Gertak Balik AS, Iran Minta Trump Berhenti Berkhayal Kuasai Selat Hormuz
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.53
Iran Sebut Trump Delusi karena Ingin Deklarasikan Selat Hormuz Wilayah AS
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.29