Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Siapa Mohsen Rezaee? Tangan Kanan Mojtaba Khamenei yang Mengusung Pertahanan Suci

Mohsen Rezaee, mantan panglima tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), ditunjuk sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran. Ia menggantikan Mohammad Bagher Zolghadr yang menjadi penasihat politik Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei. Jabatan ini sebelumnya dijabat Ali Larijani, yang tewas dalam serangan AS-Israel pada Maret. Pengangkatan Rezaee berlangsung di tengah ketegangan terkait Selat Hormuz, jalur perairan yang menjadi lintasan seperlima pasokan minyak dan gas dunia.

Rezaee, 71 tahun, memimpin IRGC dari 1981 hingga 1997, mencakup periode Perang Iran-Irak yang di Iran disebut "Pertahanan Suci". Ia juga merupakan anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran. Rezaee menekankan pentingnya kendali Iran atas Selat Hormuz, menyatakan nilainya melebihi "puluhan bom atom". Ia memperingatkan AS akan menghadapi "risiko dan korban jiwa serius" jika blokade terhadap pelabuhan Iran berlanjut. Iran memberlakukan blokade di selat tersebut sebagai respons atas perang AS-Israel sejak Februari.

Presiden Masoud Pezeshkian mengumumkan pengangkatan Rezaee, sementara Khamenei mengeluarkan dekret yang menunjuknya sebagai perwakilan di dewan tersebut, menyoroti pengalaman militernya sebagai pelopor era Pertahanan Suci. Dewan Keamanan Nasional Tertinggi merupakan lembaga strategis yang mempertemukan berbagai pihak kepresidenan, kementerian luar negeri, angkatan bersenjata, dan badan keamanan. Peneliti Abas Aslani menilai Rezaee akan membawa pengalaman militer, ekonomi, dan politik, serta berperan penting dalam negosiasi Teheran-AS.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait