Sikap PDIP dan Gerindra soal Usulan Hasil Pileg jadi Tiket Pilpres 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9357414/original/048165700_1790245818-IMG_3322.jpg)
Ketua DPP PDIP Said Abdullah mendukung usulan Pemilu Legislatif (Pileg) digelar lebih dulu sebelum Pemilu Presiden (Pilpres) 2029. Hasil Pileg akan menjadi dasar pencalonan presiden dengan jeda sekitar tiga bulan. Usulan ini bertujuan agar perhatian pemilih tidak hanya tersedot pada kontestasi Pilpres, sekaligus memperbaiki coattail effect partai politik. PDIP juga mengusulkan pasangan capres-cawapres minimal dua hingga maksimal empat fraksi di DPR. Partai Gerindra menyebut usulan masih terlalu dini untuk direvisi dalam UU Pemilu, sementara Golkar dan Democrat mendukung pemisahan Pileg dan Pilpres berdasarkan pengalaman Pemilu 2004 dan 2009.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 September 2026 pukul 09.07
Komisi II DPR Respons Opsi Pileg Dulu Baru Pilpres: Pernah Disimulasikan
kumparan · 23 September 2026 pukul 10.37
Golkar Usul Pileg-Pilpres 2029 Dipisah, Hasilnya Jadi Tiket Pencalonan Pilpres
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 03.33
Pemilu Indonesia Mau Dirombak Total? Doli Kurnia Usul Pileg, Pilpres, Pilkada Dipisah
kumparan · 24 September 2026 pukul 17.14
PDIP soal Usulan Pileg-Pilpres Dipisah: Perlu Dikaji, Dipikir Secara Matang
Berita terkait
PSI Usul PT di Bawah 4%, Ternyata Bukan Karena Takut Tak Lolos, tapi...
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 10.25
Anas Urbaningrum Bicara Pemilu 2029, Singgung Pileg hingga Tiket Capres
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 15.56
Pemilu 2029 Bergerak di Tengah Perdebatan Revisi UU Pemilu
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 11.07
Said PDIP soal Usulan Pileg Dulu Baru Pilpres: Perlu Dikaji Matang
Detik.com · 24 September 2026 pukul 15.04