PDIP soal Usulan Pileg-Pilpres Dipisah: Perlu Dikaji, Dipikir Secara Matang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPP PDIP Said Abdullah menyatakan dukungan terhadap usulan agar Pemilu Legislatif (Pileg) digelar lebih dulu sebelum Pemilu Presiden (Pilpres). Menurutnya, usulan ini layak dikaji secara matang mengingat ada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberikan keleluasaan rekayasa konstitusional terkait keserentakan pemilu. Said mengemukakan alasan bahwa dalam kontestasi serentak, perhatian publik cenderung lebih tertuju pada Pilpres, sehingga Pileg cenderung tenggelam. Dengan memisahkan waktu pelaksanaan, hasil Pileg dapat menjadi dasar pencalonan Pilpres, memberi masyarakat ruang untuk mempertimbangkan calon presiden secara lebih terperinci. PDIP juga mengusulkan agar pencalonan presiden dan wakil presiden dilakukan oleh minimal dua fraksi hingga empat fraksi di DPR. Said menekankan pentingnya membahas usulan ini lebih lanjut agar tidak terjadi pemilu yang kurang representatif atau mekanisme pencalonan yang tidak jelas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 September 2026 pukul 15.04
Said PDIP soal Usulan Pileg Dulu Baru Pilpres: Perlu Dikaji Matang
Detik.com · 24 September 2026 pukul 11.07
Muncul Usulan Pileg Dulu Baru Pilpres, PDIP Bilang Kurang Tepat
Detik.com · 24 September 2026 pukul 09.07
Komisi II DPR Respons Opsi Pileg Dulu Baru Pilpres: Pernah Disimulasikan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 07.18
NasDem Setuju Usulan Pileg Digelar Lebih Dulu: Sempat Dikaji di Internal
Berita terkait
Golkar dan Demokrat Usul Pileg Digelar Dulu, Hasilnya Jadi Tiket Pilpres
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 17.56
Demokrat Dukung Usul Golkar Pileg-Pilpres Dipisah: Jarak 3-4 Bulan, Kita Dalami
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.17
Pemilu Indonesia Mau Dirombak Total? Doli Kurnia Usul Pileg, Pilpres, Pilkada Dipisah
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 03.33
PKS Nilai Usulan PDIP soal Capres Maksimal Didukung 4 Parpol Masuk Akal
kumparan · 22 September 2026 pukul 18.27