Komisi II DPR Respons Opsi Pileg Dulu Baru Pilpres: Pernah Disimulasikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi II DPR pernah mensimulasikan opsi pemilihan legislatif (pileg) digelar lebih dulu sebelum pemilihan presiden (pilpres). Dede Yusuf, Wakil Ketua Komisi II, menyatakan simulasi ini bertujuan agar masyarakat fokus pada calon legislatif terlebih dahulu. Skema ini memberi kesempatan partai tanpa calon presiden memasarkan partai dan calon anggota legislatifnya. Hasil pileg pada tahun yang sama dapat menjadi tiket pencalonan pilpres, dengan perbedaan waktu pelaksanaan tiga bulan hingga enam bulan. Ahmad Doli Kurnia Golkar juga mendukung pemisahan tiga jenis pemilu untuk menghindari penyatuannya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 17.56
Golkar dan Demokrat Usul Pileg Digelar Dulu, Hasilnya Jadi Tiket Pilpres
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.17
Demokrat Dukung Usul Golkar Pileg-Pilpres Dipisah: Jarak 3-4 Bulan, Kita Dalami
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 03.33
Pemilu Indonesia Mau Dirombak Total? Doli Kurnia Usul Pileg, Pilpres, Pilkada Dipisah
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.12
Usai Ambang Batas, Wacana Pemisahan Pileg-Pilpres Mencuat di DPR
Berita terkait
NasDem Setuju Usulan Pileg Digelar Lebih Dulu: Sempat Dikaji di Internal
Detik.com · 24 September 2026 pukul 07.18
Golkar Usul Pileg Digelar Lebih Dulu, Hasilnya Jadi 'Tiket' buat Pilpres
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.18
Pemerintah Pantau Pembahasan RUU Pemilu, Siapkan Isu-Isu Strategis
Detik.com · 23 September 2026 pukul 16.40
PD Nilai Wacana Capres Didukung 2 Fraksi Ideal: Supaya Kandidat Tak Banyak
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.33