Sudaryono Ungkap 80-90% Kasus Keracunan MBG karena Tak Taat SOP
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan bahwa 80-90% kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebabkan oleh ketidaktaatan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP). Pelanggaran SOP meliputi penyimpanan makanan, penerimaan bahan baku, pengaturan suhu, dan waktu konsumsi. Sudaryono menyampaikan hal ini menyusul kejadian keracunan yang terjadi di beberapa wilayah, termasuk Sidoarjo, Agam, Lasem, dan Rembang. Pihaknya prihatin dengan kembali munculnya kasus keracunan meski sebelumnya telah menerapkan aturan jam kerja Kepala Dapur dan Pengawas Gizi di waktu pagi dan sore, yang sempat membuat pelaksanaan lebih terkendali selama tiga minggu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 11.14
Kepala BGN soal Keracunan MBG Sidoarjo: Ini Kelalaian yang Disengaja
JawaPos · 3 September 2026 pukul 21.45
Banyak Kasus Keracunan, BGN Tetap Kejar Target 72,46 Juta Penerima Manfaat MBG pada 2027
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 21.30
Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, Zulhas Minta Usut Tuntas
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 21.00
BGN Ajukan Anggaran MBG Rp240,2 T di 2027, Kejar 72 Juta Penerima
Berita terkait
Terbit SE tentang Jam Kerja PPPK di Instansi Ini, Sudah Banyak yang Dipecat
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 06.03
Aturan Kepala BGN: Kepala SPPG Wajib Standby di Dapur Pukul 02.00
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 21.24
Pecat 137 Kepala Dapur MBG, Bos BGN: Saya Bukan Sok Galak
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 08.20
BGN Bakal Pasang Label Batas Konsumsi Maksimal 4 Jam di Ompreng MBG
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 19.47