Surplus Dagang China Tembus Rp21.191 Triliun, AS Desak G20 Kompak Naikkan Tarif Impor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat menyerukan negara G20 untuk menilai ulang syarat perdagangan dengan China karena surplus dagang China mencapai USD1,2 triliun (Rp21.191 triliun). Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan lonjakan ekspor China tidak berkelanjutan dan berpotensi memicu ketimpangan ekonomi global. Untuk mengurangi defisit perdagangan, tarif impor Trump berhasil memangkas defisit AS-China hingga sepertiga menjadi USD73,9 miliar pada semester 2026. Kedua pihak membuka diskusi kemitraan tarif non-strategis senilai USD30 miliar dan aturan batas aman untuk teknologi AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.20
AS Tiba-Tiba Beri Pesan Penting ke Negara G20, Ada Apa?
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.33
AS Ajak Negara G20 Kaji Ulang Perdagangan dengan China
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.08
AS Ajak Negara G20 'Keroyokan' Lawan Banjir Produk China
Berita terkait
Ancam Balas Dendam, China Siap Lawan Tarif Impor AS
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 03.00
AS Ungkap Praktik Pengiriman Barang China untuk Hindari Tarif Impor
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 19.33
China Diam-Diam Kuasai Cadangan Minyak Dunia, Buat Apa?
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 18.45
Trump Mau Patok Tarif Baru buat Chip-Laptop Asal China
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 08.01