Tabungan Negara Susut Rp19,2 T di 2025, Dipakai Buat Apa Saja?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tabungan negara atau Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah Indonesia pada 2025 menyusut Rp19,28 triliun menjadi Rp438,26 triliun dari Rp457,54 triliun pada awal tahun. Penurunan ini lebih besar dibandingkan tahun 2024 yang hanya Rp1,95 triliun.
Penyebab utama adalah penggunaan SAL sebagai sumber pembiayaan untuk menambal defisit APBN yang melonjak menjadi Rp93,15 triliun, naik 65,2% dari Rp56,38 triliun pada 2024. Faktor lain adalah berkurangnya koreksi pembukuan dari Rp9,29 triliun pada 2024 menjadi Rp2,13 triliun pada 2025.
Dari sisi fisik, penurunan signifikan terjadi pada Saldo Akhir Kas Bendahara Umum Negara dan kas BLU, tetapi sebagian tertutup oleh penempatan dana di bank umum sebesar Rp206 triliun yang merupakan pos baru pada 2025.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 20.14
Tunjangan Kinerja TNI Naik Dipastikan Tak Tambah Defisit APBN
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 19.42
Respons Menkeu Purbaya soal MK Larang Anggaran Pendidikan buat MBG: Mulai 2028 Kan!
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 16.15
Transfer Pemerintah Pusat ke Bali Turun Jadi Rp 5,61 Triliun
Berita terkait
Menkeu pastikan defisit APBN dikelola sesuai UU di bawah 3 persen
ANTARA News · 18 September 2026 pukul 13.15
APBN Defisit Rp240,1 Triliun per Agustus 2026
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 10.11
APBN Kucurkan Rp2.295 Triliun per Agustus 2026, Defisit Rp240 Triliun
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.47
DPR Minta Kaji Ulang Batas Defisit APBN 3%, Ini Kata Wamenkeu Juda
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.40