Iran Klaim Temukan Kelemahan Militer AS: 'Lebih Lemah dari yang Kami Bayangkan'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang penasihat senior Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Mohammad Reza Naqdi, mengklaim bahwa militer Amerika Serikat (AS) lebih lemah dari yang diperkirakan sejak serangan gabungan AS dan Israel pada Februari lalu. Dalam wawancara dengan PBS NewsHour, Naqdi menyatakan bahwa Iran belum mencapai tujuan akhirnya namun yakin akan terus menang dalam pertempuran yang sedang berlangsung. Ia menambahkan bahwa pengalaman bertarung melawan AS memberikan pelajaran berharga bagi pasukan Iran dalam lima bulan terakhir. Kesepakatan gencatan senjata sementara antara Washington dan Teheran yang disepakati pada pertengahan Juni akan berakhir pada Senin mendatang, setelah gencatan senjata runtuh dan kedua belah pihak saling melancarkan serangan selama lebih dari dua pekan. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa AS berada dalam kendali penuh atas Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.53
Tegang! AS Tembakkan Rudal ke Kapal yang Coba Transit ke Iran
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.53
Balasan Iran Soal Pernyataan Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.22
Iran Serukan AS Akui Kekalahan dalam Perang: Terimalah Kenyataan!
Berita terkait
Iran Janjikan Rp500 Juta bagi Warga yang Tangkap Tentara AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.47
Iran Tegaskan Belum Mau Lanjut Negosiasi dengan AS, Gencatan Senjata 60 Hari Tak Ada
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 18.30
Militer Iran Tolak Klaim AS soal Kapal-kapal Bisa Melintasi Selat Hormuz secara Normal
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 22.31
Sebelum Ambil Tindakan Militer Lebih Keras, Trump Beri Iran Peluang Capai Kesepakatan
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.05