Terancam Krisis Keuangan, AS Cicil Utang ke PBB Rp12 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah AS memulai pembayaran USD725 juta (Rp12 triliun) ke PBB sebagai cicilan tunggakan kontribusi anggota. Transfer ini diharapkan membantu menjaga operasional PBB yang menghadapi keruntuhan keuangan akibat tunggakan banyak negara. Pembayaran dicairkan sebelum pidato Trump di Sidang Umum PBB September 2026. Meskipun signifikan, jumlah ini masih kurang dari 20% dari total kewajiban AS yang disebut PBB (lebih dari USD4 miliar). Sementara itu, PBB allahakan tekanan keuangan menyebabkan pemangkasan anggaran dan penekanan pengeluaran operasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 19.07
AS Bakal Tingkatkan Pembelian Kembali Obligasi
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.02
Trump Ancam Negara Pendukung Iran, Teheran Sebut AS Telah Gagal
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.53
Trump Umumkan Operasi Ekonomi Besar-besaran Buat Kucilkan Iran
Berita terkait
AS Dianggap Kehilangan Kredibilitas, Sanksi Terberat pada Iran Tak akan Berhasil
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 20.27
AS Sesumbar Akan Runtuhkan Rezim Iran via Perang Ekonomi, Ajak Sekutu dan China Keroyokan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 09.51
Trump Mau Temui Kim Jong Un, Hubungan AS-Korsel di Ujung Tanduk?
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.10
Serangan Cepat Selalu Gagal, Trump Fokus Strategi Mencekik Iran Perlahan-lahan
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 17.30