Terungkap Modus Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru yang Menjerat Rektor Unsoed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar tiga klaster praktik korupsi penerimaan mahasiswa baru di Unsoed periode 2025-2026. Rektor Prof. Akhmad Sodiq dan dua wakil rektor terlibat dalam rasuah. Klaster pertama: Wakil Rektor Kemahasiswaan diduga meminta uang melalui perantara di Fakultas Kedokteran. Klaster kedua: Sodiq memberi instruksi khusus kepada kakaknya MYN dalam seleksi jalur mandiri dengan kode 'jangan diminta di awal'. Klaster ketiga: Kepala Bagian Akademik ES menerima uang pengepul dan meneruskan ke Sodiq, yang memberi akses user ID untuk menyetujui calon mahasiswa. Dari operasi tangkap tangan pada 20-21 Agustus 2026, enam orang ditetapkan tersangka. Mahasiswa Unsoed menggelar aksi menuntut pencopotan rektor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 01.51
3 Klaster Kasus Rektor Unsoed: Ada yang Beri Rp 650 Juta Daftar FK, tapi Ketolak
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 01.33
KPK: Ada Guru Jadi Pengepul Maba Masuk Unsoed, Bayar ke Kabag Akademik
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 00.24
73 Maba Jalur Mandiri Unsoed 'Disetting' Jadi Ladang Korupsi Rektor
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 23.30
KPK Ungkap Mahasiswa Baru Unsoed Bayar Fantastis, Siapa Mereka?
Berita terkait
Usut Kasus Dugaan Jual-Beli Kursi, KPK Panggil Guru Besar Unsoed, Warek, hingga Dosen
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 17.07
KPK Duga Guru SMA di Tasikmalaya jadi Koordinator Pengepul Calon Mahasiswa Baru Unsoed
JawaPos · 11 September 2026 pukul 21.15
KPK Ungkap Peran Guru SMA dalam Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 19.41
KPK sita dokumen penitipan calon maba Unsoed usai geledah enam lokasi
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 17.24