KPK: Ada Guru Jadi Pengepul Maba Masuk Unsoed, Bayar ke Kabag Akademik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya guru yang mengkoordinasi calon mahasiswa SMA untuk masuk Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui jalur mandiri. Guru tersebut bertemu dengan Eko Sumanto, Kepala Bagian Akademik Unsoed, melalui WhatsApp untuk menawar kuota dengan harga Rp 50 juta hingga Rp 500 juta per orang. Dari 245 kuota jalur mandiri tahun 2026, KPK menemukan 73 kuota yang ditransaksikan untuk penerimaan uang. Tiga tersangka utama yaitu Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Norman Arie Prayoga, dan Eko Sumanto. Mereka dijerat dengan korupsi pemerasan dan gratifikasi. KPK juga menemukan tiga klaster korupsi: permintaan uang Rp 650 juta untuk masuk Fakultas Kedokteran, gratifikasi senilai Rp 680 juta, serta penyimpulan uang Rp 1,12 miliar oleh Eko dari guru pengepul.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 05.53
Terungkap Modus Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru yang Menjerat Rektor Unsoed
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 00.24
73 Maba Jalur Mandiri Unsoed 'Disetting' Jadi Ladang Korupsi Rektor
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 23.30
KPK Ungkap Mahasiswa Baru Unsoed Bayar Fantastis, Siapa Mereka?
Liputan6.com · 23 Agustus 2026 pukul 18.16
KPK Sebut Kasus Rektor Unsoed Jadi Ancaman Serius Pendidikan Indonesia
Berita terkait
3 Klaster Kasus Rektor Unsoed: Ada yang Beri Rp 650 Juta Daftar FK, tapi Ketolak
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 01.51
Usut Kasus Dugaan Jual-Beli Kursi, KPK Panggil Guru Besar Unsoed, Warek, hingga Dosen
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 17.07
KPK Duga Guru SMA di Tasikmalaya jadi Koordinator Pengepul Calon Mahasiswa Baru Unsoed
JawaPos · 11 September 2026 pukul 21.15
KPK Ungkap Peran Guru SMA dalam Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 19.41