Trump: Negosiasi Iran Terhambat karena Banyak Pemimpinnya Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi dengan Iran menjadi rumit karena banyak pemimpin Iran yang telah tewas, sehingga sulit untuk mencapai kesepakatan karena ketidakpastian siapa yang memimpin. Trump mengungkapkan hal ini dalam wawancara dengan Michael Cohen di stasiun radio 77 WABC pada Jumat, 21 Agustus. Sebelumnya, pada Rabu, 19 Agustus, Trump mengumumkan pelaksanaan sanksi ekonomi baru terhadap Iran dan meminta sekutu AS untuk mendukung langkah ini. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan penolakan kuat terhadap sanksi tersebut dan menyebutnya sebagai "terorisme ekonomi". Pada Februari lalu, Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, meninggal dalam serangan. Setelah kematiannya, putranya, Mojtaba Ali Khamenei, dilantik sebagai pemimpin baru. Namun, Mojtaba belum pernah tampil secara publik sejak pengangkatannya, meskipun telah mengeluarkan beberapa pernyataan kepada rakyat Iran melalui media resmi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 11.31
Siapkan Operasi Ekonomi Terbesar untuk Tumbangkan Iran, Menkeu AS: Kalau Tak Bersama Kami, Berarti Melawan!
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 08.20
Harga Minyak Terbang Usai Menteri Keuangan AS Ancam Iran
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.54
Tampil Lagi di Publik, Melania Trump Sindir Isu Spekulasi Keterasingannya
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.37
Iran Sudah Babak Belur Dihajar Amerika, tetapi Mengklaim Punya Senjata Rahasia
Berita terkait
Trump Sanksi Ekonomi Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Krisis AS, hanya akan Berujung Kekalahan Lanjutan
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 14.13
Donald Trump Umumkan “D-Day Ekonomi” Terhadap Iran: Sanksi Paling Menghancurkan dalam Sejarah
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 14.00
Presiden Trump Umumkan Operasi Ekonomi Terhadap Iran
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01