Tak Ada Negosiasi Iran, Trump Unggah Peta Selat Hormuz 'Wilayah Baru AS'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa tidak ada jadwal negosiasi dengan Iran dan bahwa pembicaraan belum terjadi. Kebijakan militer AS tetap, termasuk blokade angkatan laut di Selat Hormuz dan pelabuhan‑pelabuhan Iran yang tetap berlaku. Trump menegaskan bahwa Selat Hormuz ‘terbuka dan beroperasi’, serta menyatakan bahwa ranjau laut telah dibersihkan atau diledakkan.
Trump mengunggah peta di platform Truth Social yang menampilkan Selat Hormuz sebagai ‘wilayah baru AS’, menyiratkan niatnya untuk mengklaim kedaulatan atas jalur perairan vital tersebut. Pernyataan itu diulang saat berbicara dengan wartawan di Ruang Oval, di mana ia menyebut gagasan tersebut sebagai ide bagus.
Sebelumnya Iran telah menutup Selat Hormuz sebagai balasan atas konflik yang dimulai oleh AS bersama Israel pada akhir Februari. Selat tersebut merupakan jalur transit bagi sekitar 20% pasokan minyak dunia, sehingga penutupannya berdampak besar terhadap pasar energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.30
Donald Trump Menyukai Gagasan Menjadikan Selat Hormuz Wilayah AS
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.17
Trump: Selat Hormuz Jadi Wilayah AS adalah Gagasan Bagus
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.04
Trump Sebut Pencaplokan Selat Hormuz Jadi Wilyah AS Ide yang Bagus
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 90, Iran dan AS Saling Ancam
Berita terkait
Negosiasi Damai Mandek, Trump Serukan Iran Menyerah!
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.55
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Halangi Kesepakatan soal Selat Hormuz
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.42
Donald Trump Ancam Serang Oman Jika Ganggu Negosiasi AS - Iran
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 03.07
Donald Trump Ancam Bombardir Oman Jika Coba Halangi Urusan AS dengan Iran
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.07