Perang Apokaliptik Batal, Mengapa Trump Ingin Sekali Berunding dengan Iran?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa serangan besar-besaran terhadap Iran dibatalkan dan pembicaraan baru akan dimulai pada hari Senin. Trump menyatakan bahwa Iran dan sekutu AS di Timur Tengah meminta penundaan serangan karena batasan kesepakatan telah disepakati, namun Iran belum memberikan tanggapan. Trump telah berulang kali menjanjikan penyelesaian konflik melalui negosiasi, tetapi serangan balasan masih terjadi, dan ia menolak menyebutkan tenggat waktu kesepakatan dengan Teheran.
Selain itu, Trump menyebutkan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman serta mitra AS seperti Uni Emirat Arab dan Qatar mendesak agar serangan tidak dilakukan pada akhir pekan karena adanya perkembangan kesepakatan. Ia menambahkan bahwa kesepakatan tentang Selat Hormuz telah tercapai dan kesepakatan mengenai isu nuklir akan menyusul.
Pengumuman Trump berdampak pada pasar minyak global, dengan harga minyak mentah Brent turun 4,5% menjadi USD83,98 per barel dan harga minyak AS turun 4,6% menjadi USD80,74 per barel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.20
Trump Ultimatum Iran: Ini Kesempatan Terakhir Sebelum 'Pemenggalan'!
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.32
Trump Yakin Bisa Segera Berdamai dengan Iran
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 08.05
Trump Beri Ultimatum Baru ke Iran: Pilih Kesepakatan atau 'Dipenggal'!
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 23.45
Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Trump Marah dan Beri Ultimatum
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Melesat 1,27% usai Trump Tolak Proposal Damai Iran
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.56
Harga Minyak Kembali di Bawah US$ 100 Usai Trump Buka Diplomasi dengan Iran
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 07.24
Trump Pastikan Peran Selat Hormuz akan Berkurang
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 10.15
Kurangi Upaya Negosiasi, Trump Pilih Tunggu Iran Bangkrut
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 09.42