Video: KSP Dudung Buka-bukaan Soal Polemik Logam Tanah Jarang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, membahas polemik logam tanah jarang dalam kasus tambang timah. KSP telah memanggil pemangku kepentingan seperti pelaku usaha, Bea Cukai, Pemerintah Daerah, dan Satgas TNI untuk memberikan kepastian terkait ekspor mineral yang mengandung logam tanah jarang.
Saat ini belum ada aturan larangan ekspor logam tanah jarang, tetapi tata kelola minerba memiliki kesepakatan untuk menjaga potensi cadangan 350 ribu ton Rare Earth Oxides (REO) di dalam negeri agar tidak diekspor. KSP bekerja sama dengan Kementerian/Lembaga terkait mencari solusi karena logam tanah jarang memiliki nilai ekonomis tinggi.
Artikel menyoroti peran KSP dalam mendorong tata kelola logam tanah jarang untuk melindungi sumber daya strategis Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 07.25
KSP & Bahlil Buka Suara soal Ekspor 'Harta Karun' RI
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.16
Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Berlaku untuk Produk Utama, Mineral Ikutan Bebas
Berita terkait
RI Lepas 100 Kapal Ekspor Mineral Senilai Rp 2,2 Triliun
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 21.30
100 Kapal Nikel Cs Sudah Resmi Ekspor, Rp2,2 Triliun Terselamatkan
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.25
Masalah LTJ Tuntas! 100 Kapal Nikel Cs Kembali Berlayar Ekspor
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 13.50
Video: Jurus KSP Amankan Potensi 350 Juta Ton Logam Tanah Jarang RI
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 14.01